Memulai bisnis di Jakarta Pusat membutuhkan persiapan yang matang, termasuk memastikan bentuk badan usaha dan legalitas perusahaan sudah sesuai dengan kegiatan bisnis yang akan dijalankan. Salah satu pilihan yang banyak digunakan oleh pelaku usaha adalah Perseroan Terbatas (PT). Bagi pengusaha yang ingin mendirikan perusahaan secara resmi, kami dapat membantu mempersiapkan dokumen, menentukan struktur perusahaan, mengurus akta pendirian, hingga proses administrasi badan hukum dan perizinan usaha Anda.
Proses pendirian PT saat ini juga semakin terintegrasi secara elektronik. Namun, kemudahan tersebut bukan berarti semua proses dapat dilakukan tanpa persiapan. Kesalahan dalam menentukan nama perusahaan, maksud dan tujuan usaha, struktur pengurus, modal, maupun bidang usaha dapat menimbulkan kendala pada tahap berikutnya. Karena itu, pendirian PT sebaiknya dilakukan dengan memahami persyaratan dan prosedur sejak awal.
Pengertian Perseroan Terbatas (PT)
Perseroan Terbatas atau PT adalah badan hukum yang menjalankan kegiatan usaha dengan modal yang terbagi dalam saham. PT memiliki kedudukan hukum yang berbeda dengan pemiliknya. Dalam kondisi tertentu, tanggung jawab pemegang saham pada dasarnya terbatas pada nilai saham yang dimilikinya sesuai ketentuan hukum perseroan. Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) menjelaskan bahwa layanan Perseroan Terbatas mencakup antara lain pendirian atau pengesahan, perubahan, pembubaran, penggabungan, akuisisi, dan peleburan. Dengan adanya badan hukum, kegiatan usaha dapat dijalankan dengan struktur yang lebih jelas dan memiliki dasar legalitas yang lebih kuat.
Legalitas perusahaan bukan sekadar formalitas. Bagi bisnis yang ingin berkembang, badan hukum dapat menjadi bagian penting dalam membangun struktur usaha yang lebih profesional. Beberapa manfaat mendirikan PT antara lain:
- memberikan status badan hukum bagi perusahaan;
- memperjelas struktur kepemilikan saham;
- memisahkan kepentingan perusahaan dengan kepentingan pribadi dalam batas yang ditentukan hukum;
- memudahkan kerja sama dengan perusahaan lain;
- mendukung proses pengadaan barang dan jasa;
- meningkatkan kepercayaan calon pelanggan atau mitra;
- membantu perusahaan mengurus perizinan usaha;
- serta memberikan dasar yang lebih jelas untuk pengembangan bisnis.
Namun, memiliki PT bukan berarti seluruh kegiatan usaha otomatis telah memiliki izin. Setelah PT berdiri, perusahaan tetap perlu memenuhi perizinan berusaha sesuai bidang kegiatan dan tingkat risiko usahanya. Bagi pengusaha yang berdomisili atau menjalankan aktivitas bisnis di Jakarta Pusat, jasa pendirian PT kami dapat digunakan untuk membantu proses administrasi sejak tahap awal. Pendampingan kami dapat mencakup:
- Konsultasi Bentuk Badan Usaha Tidak semua bisnis memiliki kebutuhan yang sama. Konsultasi awal membantu menentukan apakah bentuk PT biasa atau Perseroan Perorangan lebih sesuai dengan kondisi usaha.
- Pemeriksaan Nama PT Nama perusahaan perlu disiapkan sesuai ketentuan sebelum diajukan melalui sistem administrasi badan hukum.
- Penyusunan Data Pendirian Data yang berkaitan dengan pemegang saham, direksi, komisaris, modal, alamat, serta kegiatan usaha perlu dipersiapkan dengan benar.
- Pembuatan Akta Pendirian Untuk PT persekutuan modal, pendirian dilakukan melalui akta notaris sesuai ketentuan.
- Pengesahan Badan Hukum Permohonan pendirian PT dilakukan melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) pada AHU oleh notaris.
- Pendampingan Perizinan Berusaha Setelah badan hukum terbentuk, perusahaan dapat melanjutkan pengurusan perizinan berusaha sesuai bidang kegiatan melalui sistem yang berlaku.
Persyaratan pendirian PT perlu disesuaikan dengan jenis perseroan dan kegiatan usaha. Untuk PT yang didirikan oleh dua orang atau lebih, beberapa data yang umumnya perlu dipersiapkan meliputi:
- nama PT;
- tempat dan kedudukan perusahaan;
- alamat perusahaan;
- maksud dan tujuan serta kegiatan usaha;
- struktur pemegang saham;
- modal dasar;
- modal ditempatkan dan disetor;
- susunan direksi;
- susunan komisaris apabila diperlukan;
- data pemilik manfaat atau beneficial owner sesuai ketentuan;
- serta dokumen identitas para pendiri.
Untuk Perseroan persekutuan modal, pendirian dilakukan oleh dua orang atau lebih berdasarkan perjanjian. Namun, terdapat bentuk Perseroan Perorangan yang dapat didirikan oleh satu orang sepanjang memenuhi kriteria yang ditentukan peraturan perundang-undangan. PP Nomor 8 Tahun 2021 mengatur mengenai Perseroan Perorangan yang didirikan oleh satu orang dan memenuhi kriteria usaha mikro dan kecil. Karena itu, pengusaha yang menjalankan bisnis seorang diri tidak selalu harus mencari partner hanya untuk memenuhi kebutuhan pendirian badan usaha.
Perbedaan ini penting sebelum memilih jenis badan usaha.
| Aspek | PT Persekutuan Modal | Perseroan Perorangan |
|---|---|---|
| Pendiri | 2 orang atau lebih | 1 orang |
| Bentuk | Perseroan persekutuan modal | Perseroan perorangan |
| Kriteria usaha | Tidak terbatas hanya UMK | Memenuhi kriteria UMK |
| Akta notaris | Ya | Pendirian melalui pernyataan pendirian secara elektronik |
| Pengesahan/pendaftaran | Melalui SABH | Melalui SABH |
| Pemegang saham | 2 orang atau lebih | 1 orang |
Ditjen AHU menjelaskan bahwa Perseroan Perorangan merupakan badan hukum perorangan untuk usaha yang memenuhi kriteria UMK, sedangkan perseroan persekutuan modal didirikan oleh dua orang atau lebih. Pemilihan bentuk tersebut sebaiknya disesuaikan dengan kondisi usaha, jumlah pendiri, skala bisnis, dan rencana pengembangan perusahaan. Secara umum, proses pendirian PT dapat dilakukan melalui beberapa tahapan sebagai berikut:
- Menentukan Nama Perusahaan Langkah pertama adalah menentukan nama PT. Nama yang dipilih harus memenuhi ketentuan yang berlaku dan perlu diperiksa ketersediaannya melalui sistem AHU. Ditjen AHU menjelaskan bahwa notaris melakukan pemesanan nama melalui sistem AHU untuk memperoleh nama PT yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Karena itu, sebaiknya siapkan beberapa alternatif nama sebelum proses dilakukan.
- Menentukan Kedudukan dan Alamat PT Alamat perusahaan harus ditentukan dengan jelas. Kedudukan PT juga perlu disesuaikan dengan dokumen pendirian dan ketentuan mengenai kegiatan usaha. Jika perusahaan menggunakan alamat kantor bersama atau virtual office, pastikan penggunaan alamat tersebut sesuai dengan kebutuhan usaha dan ketentuan yang berlaku.
- Menentukan Bidang Usaha Ini merupakan salah satu tahap yang tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Bidang usaha harus disesuaikan dengan kegiatan yang benar-benar akan dijalankan. Kode KBLI yang dipilih nantinya berkaitan dengan perizinan berusaha dan kewajiban lainnya. Kesalahan memilih KBLI dapat membuat perusahaan mengalami kendala ketika mengurus izin atau menjalankan kegiatan tertentu. Karena itu, pemilihan KBLI sebaiknya dilakukan berdasarkan aktivitas bisnis yang nyata, bukan hanya memilih kode yang terlihat paling dekat dengan nama usaha.
- Menentukan Pemegang Saham dan Pengurus Pendiri perlu menentukan struktur perusahaan. Untuk PT persekutuan modal, data yang perlu disiapkan antara lain:
- pemegang saham;
- jumlah saham;
- nilai saham;
- direksi;
- dan komisaris apabila diperlukan.
- Menentukan Modal Dasar dan Modal Disetor Besaran modal perlu ditentukan sesuai kondisi perusahaan dan ketentuan yang berlaku. PP Nomor 8 Tahun 2021 mengatur bahwa besaran modal dasar perseroan ditentukan berdasarkan keputusan pendiri. Untuk perseroan yang memenuhi kriteria tertentu, terdapat ketentuan mengenai modal ditempatkan dan disetor. Dengan demikian, anggapan bahwa setiap PT harus mempunyai modal dasar dengan nominal tertentu yang sama sudah tidak tepat.
- Pembuatan Akta Pendirian Setelah data pendirian disepakati, notaris membuat akta pendirian yang memuat anggaran dasar dan keterangan lain yang berkaitan dengan pendirian perseroan. Tahap ini penting karena kesalahan dalam akta dapat memengaruhi data perusahaan pada tahap selanjutnya.
- Pengajuan melalui AHU Pendirian PT persekutuan modal diajukan oleh notaris melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH). Ditjen AHU mencantumkan akta pendirian dan pengisian data pemilik manfaat sebagai bagian dari persyaratan pendirian PT. Setelah permohonan diproses sesuai ketentuan, perusahaan memperoleh bukti pengesahan atau dokumen badan hukum sesuai mekanisme yang berlaku.
- Mengurus Perizinan Berusaha Memiliki akta dan status badan hukum bukan berarti semua izin usaha otomatis selesai. Perusahaan perlu melanjutkan pengurusan perizinan berusaha berdasarkan kegiatan usahanya. Sistem OSS digunakan dalam penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko. Jenis perizinan dapat berbeda berdasarkan KBLI dan tingkat risiko kegiatan usaha. Karena itu, tahap ini sebaiknya tidak dilewatkan.
Pertanyaan mengenai biaya sering menjadi pertimbangan utama ketika seseorang ingin mendirikan perusahaan. Namun, biaya pendirian PT tidak memiliki satu angka yang berlaku untuk semua perusahaan. Biaya dapat dipengaruhi oleh:
- jenis perseroan;
- jumlah dan struktur pendiri;
- jasa notaris;
- PNBP;
- kebutuhan dokumen;
- jumlah KBLI;
- layanan perizinan;
- serta jasa pendampingan yang digunakan.
Ditjen AHU mencantumkan tarif PNBP tertentu untuk pendirian PT berdasarkan kelompok modal dasar. Namun, angka PNBP tersebut bukan berarti sama dengan total biaya jasa pendirian PT karena masih terdapat komponen biaya lain. Karena itu, calon pendiri sebaiknya meminta rincian biaya, bukan hanya harga paket.
Lama proses pendirian PT dapat berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Ditjen AHU mencantumkan jangka waktu layanan pendirian PT selama 7 menit setelah submit pada sistem untuk layanan tersebut. Namun, angka tersebut tidak boleh disamakan dengan keseluruhan waktu yang dibutuhkan sejak konsultasi awal sampai seluruh legalitas dan perizinan usaha selesai. Sebelum submit masih terdapat proses seperti:
- persiapan data;
- pemeriksaan nama;
- penyusunan akta;
- penentuan KBLI;
- pengumpulan dokumen;
- pengisian data;
- dan pemeriksaan ulang.
Setelah badan hukum terbentuk, masih mungkin terdapat proses perizinan usaha sesuai kegiatan perusahaan. Jadi, istilah “proses cepat” sebaiknya dipahami sebagai proses yang efisien dan terorganisir, bukan jaminan bahwa seluruh legalitas perusahaan pasti selesai dalam hitungan jam. Agar proses lebih lancar, calon pendiri sebaiknya mempersiapkan data berikut:
- Data Pendiri atau Pemegang Saham
- nama lengkap;
- NIK;
- NPWP jika diperlukan;
- alamat;
- kewarganegaraan;
- dan data lain yang diperlukan.
- Data Perusahaan
- nama PT;
- alamat;
- modal;
- struktur saham;
- bidang usaha;
- direksi;
- komisaris apabila ada;
- dan data pemilik manfaat.
- Data Kegiatan Usaha
- uraian kegiatan bisnis;
- KBLI yang sesuai;
- kebutuhan perizinan;
- lokasi kegiatan usaha;
- serta informasi lain sesuai bidang usaha.
Pendirian perusahaan terlihat sederhana, tetapi beberapa kesalahan dapat menimbulkan masalah di kemudian hari yaitu:
- Salah Memilih KBLI; Jangan memilih KBLI hanya berdasarkan nama usaha. KBLI harus menggambarkan kegiatan yang benar-benar dilakukan perusahaan.
- Nama PT Tidak Dipersiapkan dengan Baik; Menentukan satu nama tanpa alternatif dapat membuat proses harus diulang apabila nama tersebut tidak dapat digunakan.
- Tidak Memahami Struktur Saham; Pemegang saham, jumlah saham, dan komposisi kepemilikan harus dipahami sejak awal.
- Menganggap Akta PT Sudah Sama dengan Izin Usaha; Akta pendirian dan perizinan berusaha merupakan hal yang berbeda.
- Tidak Memperhatikan Kewajiban Setelah PT Berdiri; Setelah perusahaan berdiri, terdapat kewajiban administratif dan perpajakan yang perlu diperhatikan sesuai kondisi perusahaan.
Sebagian besar proses administrasi badan hukum PT telah menggunakan sistem elektronik. Ditjen AHU menyebutkan bahwa permohonan pendirian PT dilakukan melalui notaris menggunakan SABH. Artinya, pengusaha yang menjalankan bisnis di Jakarta Pusat tidak selalu harus menghabiskan waktu untuk datang ke berbagai kantor hanya untuk menyelesaikan setiap tahapan. Namun, tetap ada dokumen dan proses yang harus disiapkan sesuai kebutuhan.
Pengusaha tidak harus mendirikan PT di Jakarta Pusat hanya karena menggunakan jasa pendirian PT di wilayah tersebut. Yang lebih penting adalah menentukan tempat dan kedudukan perusahaan secara benar dan sesuai kondisi usaha. Jika perusahaan berkedudukan di Jakarta Pusat, data tersebut harus konsisten dengan dokumen pendirian dan kebutuhan administrasi perusahaan. Jika perusahaan direncanakan menerima investor, memiliki beberapa pendiri, atau melakukan ekspansi, struktur saham perlu disusun secara hati-hati. Hal yang perlu dibicarakan sejak awal antara lain:
- siapa pemegang saham;
- berapa persentase kepemilikan;
- siapa direksi;
- siapa komisaris;
- bagaimana pembagian saham;
- serta bagaimana mekanisme perubahan kepemilikan di masa depan.
Kesalahan menentukan struktur sejak awal dapat menjadi lebih rumit ketika perusahaan sudah berkembang.
Tips Memilih Jasa Pendirian PT di Jakarta Pusat
Jangan memilih penyedia jasa hanya karena menawarkan harga paling murah. Beberapa hal yang sebaiknya diperiksa:
- Identitas Penyedia Jasa Jelas; Pastikan Anda mengetahui siapa pihak yang bertanggung jawab atas layanan.
- Melibatkan Notaris untuk Pendirian PT; Untuk PT persekutuan modal, proses pendirian melibatkan notaris dan SABH sesuai ketentuan.
- Rincian Biaya Transparan; Tanyakan apakah harga sudah termasuk:
- jasa notaris;
- PNBP;
- administrasi;
- perizinan;
- atau layanan lainnya.
- Menjelaskan KBLI; Penyedia jasa yang baik tidak sekadar meminta Anda memilih kode KBLI, tetapi membantu memahami kesesuaiannya dengan kegiatan usaha.
- Tidak Memberikan Janji Berlebihan Waspadai klaim seperti: “PT pasti jadi hari ini tanpa dokumen.” atau “Semua izin pasti terbit tanpa pemeriksaan.” Legalitas perusahaan tetap mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Bagi orang yang sudah memahami proses administrasi, sebagian tahapan mungkin dapat dilakukan dengan relatif mudah. Namun, bagi pengusaha yang baru pertama kali mendirikan perusahaan, pendampingan dapat membantu mengurangi kebingungan. Manfaat yang dapat diperoleh antara lain:
- membantu menyiapkan data;
- membantu memilih struktur usaha;
- membantu menentukan KBLI;
- membantu mempersiapkan dokumen;
- mengoordinasikan proses dengan notaris;
- membantu proses administrasi;
- serta memberikan informasi mengenai legalitas setelah PT berdiri.
Dengan demikian, pemilik usaha dapat lebih fokus pada persiapan bisnis.
Dasar Hukum:
Beberapa regulasi penting yang berkaitan dengan pendirian PT antara lain:
- Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas UU Perseroan Terbatas menjadi salah satu dasar utama pengaturan PT di Indonesia dan telah mengalami perubahan melalui regulasi terkait Cipta Kerja.
- Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2021 PP ini mengatur modal dasar perseroan serta pendaftaran pendirian, perubahan, dan pembubaran perseroan yang memenuhi kriteria usaha mikro dan kecil. Peraturan tersebut berstatus berlaku.
- Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 PP ini mengatur kemudahan, pelindungan, dan pemberdayaan koperasi serta UMKM, termasuk kriteria usaha mikro dan kecil.
- Ketentuan Kementerian Hukum dan AHU Proses administratif pendirian badan hukum PT dilakukan melalui sistem administrasi badan hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Ditjen AHU menyediakan layanan pendirian/pengesahan PT secara elektronik melalui SABH.
Peraturan mengenai badan usaha dan perizinan dapat mengalami perubahan. Karena itu, persyaratan sebaiknya dikonfirmasi kembali ketika proses pendirian dilakukan. Sebelum memulai proses, pastikan Anda sudah menyiapkan:
- Nama PT
- Alternatif nama PT
- Alamat perusahaan
- Maksud dan tujuan usaha
- KBLI yang sesuai
- Data pemegang saham
- Komposisi saham
- Modal dasar
- Modal ditempatkan dan disetor sesuai ketentuan
- Data direksi
- Data komisaris apabila diperlukan
- Data pemilik manfaat
- Dokumen identitas
- Data perpajakan jika diperlukan
- Rencana perizinan usaha
- Anggaran biaya
- Notaris yang menangani pendirian
Dengan checklist tersebut, proses konsultasi awal dapat berjalan lebih efisien. Perusahaan yang dibangun dengan struktur legalitas yang baik akan lebih mudah melakukan pengembangan usaha. Misalnya ketika perusahaan ingin:
- membuka rekening perusahaan;
- mengikuti tender;
- bekerja sama dengan perusahaan lain;
- mengajukan pembiayaan;
- mengurus perizinan tertentu;
- memiliki aset atas nama perusahaan;
- atau menerima investasi.
Legalitas bukan sekadar dokumen untuk disimpan. Legalitas merupakan bagian dari fondasi bisnis. Jika Anda ingin mendirikan perusahaan di Jakarta Pusat, tahap pertama yang sebaiknya dilakukan bukan langsung mencari harga termurah. Mulailah dengan memastikan: jenis badan usaha → nama PT → KBLI → struktur saham → modal → pengurus → akta → pengesahan badan hukum → perizinan usaha.
Urutan tersebut membantu memastikan perusahaan tidak hanya berdiri secara administratif, tetapi juga memiliki struktur legalitas yang sesuai dengan kegiatan bisnis. Jasa pendirian PT dapat membantu menghemat waktu dan mengurangi kesalahan administrasi, terutama bagi pengusaha yang belum terbiasa dengan proses pendirian badan hukum.
Kesimpulan:
Kami hadir menjadi solusi bagi pengusaha yang ingin membangun bisnis dengan legalitas yang lebih terstruktur. Proses pendirian PT pada dasarnya melibatkan beberapa tahapan, mulai dari menentukan nama perusahaan, tempat kedudukan, bidang usaha dan KBLI, struktur pemegang saham, modal, pengurus, pembuatan akta, hingga pengajuan pengesahan badan hukum melalui sistem AHU.
Untuk pengusaha yang menjalankan usaha seorang diri dan memenuhi kriteria UMK, Perseroan Perorangan juga dapat menjadi pilihan yang perlu dipertimbangkan. Sementara itu, PT persekutuan modal pada umumnya didirikan oleh dua orang atau lebih. Yang perlu diperhatikan adalah pendirian PT dan perizinan usaha merupakan dua hal yang berbeda. Setelah perusahaan memperoleh status badan hukum, pemilik usaha tetap perlu memastikan perizinan sesuai dengan bidang kegiatan dan tingkat risiko usahanya.
Jika Anda menginginkan proses yang lebih mudah, cepat, dan tertib, gunakan pendampingan profesional yang memberikan informasi biaya secara transparan, membantu menentukan KBLI, melibatkan notaris sesuai kebutuhan, serta tidak memberikan janji yang bertentangan dengan prosedur hukum. Bangun bisnis dengan legalitas yang tepat sejak awal, agar langkah pengembangan usaha ke depan menjadi lebih aman dan terarah.
Segera konsultasikan kebutuhan Anda dengan tim ahli legalitas kami secara Gratis:
- WhatsApp / Telepon: [0851-2804-3188]
- Jam Operasional: Senin – Jumat (09.00 – 17.00 WIB)
Pusat Legal Indonesia adalah platform jasa professional one-stop legal solution yang berfokus pada pengurusan legalitas tanah, properti dan mitra solusi bisnis Anda. Memastikan setiap langkah properti dan bisnis Anda berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Pusat Legal Indonesia adalah penyedia layanan profesional yang menghadirkan solusi legal terpadu (one-stop legal solution) untuk memenuhi berbagai kebutuhan hukum bisnis dan aset Anda.
OFFICE
DKI JAKARTA
Jl. Lapangan Tembak, RT/04 RW/10, Klp. Dua Wetan, Kec. Ciracas, Jakarta Timur 13730.
WA/PHONE
+62 851 2804 3188
office@pusatlegal.id
